Seorang Lansia Ditemukan Tewas Diatas Rumah Sawah, Polsek Alas Lakukan Evakuasi Korban

    Seorang Lansia Ditemukan Tewas Diatas Rumah Sawah, Polsek Alas Lakukan Evakuasi Korban

    Sumbawa, NTB - - Warga Dusun Panua, Desa Juran Alas, Kecamatan Alas mendadak geger dengan penemuan jasad seorang petani di area persawahan Olat Rengganis pada Senin petang (26/01/2026). Korban yang diketahui berinisial H.A (70) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di atas rumah sawah (gubuk) miliknya.

    Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K, melalui Kapolsek Alas Kompol Satrio, S.H., mengonfirmasi kejadian tersebut setelah mendapatkan laporan dari warga. "Setelah menerima informasi, personel Polsek Alas bersama tim medis langsung menuju rumah duka untuk melakukan pemeriksaan awal dan memastikan penyebab kematian korban, " jelas Kapolsek.

    Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh istri korban. Berdasarkan keterangannya, korban berangkat ke sawah sekitar pukul 10.00 WITA dengan maksud untuk mengisi air di lahan pertanian mereka. Namun, hingga pukul 12.30 WITA, korban tak kunjung pulang ke rumah untuk beristirahat seperti biasanya.

    Merasa khawatir, sang istri kemudian menyusul ke area persawahan Olat Rengganis pada pukul 17.30 WITA. Setibanya di lokasi, ia mendapati suaminya sudah dalam posisi terlentang tidak bernyawa di atas rumah sawah. Pihak keluarga segera mengevakuasi korban ke rumah duka di Dusun Juran Alas sekitar pukul 18.00 WITA.

    Pihak Kepolisian yang terdiri dari Panit Reskrim, Pamapta, dan Anggota Jaga Polsek Alas tiba di rumah duka bersama perawat dari Puskesmas Alas pada pukul 18.45 WITA. Tim medis langsung melakukan pemeriksaan luar (visum luar) untuk memastikan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

    "Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan pihak keluarga, korban diduga kuat meninggal dunia akibat serangan jantung. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung yang sudah diderita sejak lama." ujar Kapolsek.

    Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menyatakan telah menerima kepergian korban dengan ikhlas sebagai musibah. Keluarga juga secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan visum lebih lanjut atau autopsi terhadap jenazah korban. (Adb)

    ntb
    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi

    Artikel Sebelumnya

    Curi Mesin Potong Rumput untuk Bayar Utang...

    Artikel Berikutnya

    Bhabinkamtibmas Desa Pamanto Motivasi Warga...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggota OPM Kodap III/Puncak Pimpinan Lekagak Talenggen Bakar Rumah Warga di Kampung Muara Distrik Pogoma, Tim Patroli Koops TNI Habema Amankan Lokasi
    Motor untuk Kepala SPPG Desa, Nawardi: Itu Mendukung Penguatan Gizi Hingga Pelosok
    Abdullah Rasyid: Layanan Imigrasi Kunci Iklim Investasi Indonesia Kondusif
    Ribuan Santri Siap Bela Negara di Siliwangi Santri Camp 2026
    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis

    Ikuti Kami